Ilustrasi (Foto: AFP/VNA) |
Menurut para ekonom peserta survei yang dilakukan oleh Kantor Berita “Reuters”, pada latar belakang sebagian besar negara Eropa sedang bergulat mengendalikan laju penularan wabah Covid-19 yang meningkat secara mendadak, perekonomian Eurozone akan turun 2,5% pada triwulan terakhir 2020 setelah mencapai peningkatan rekor sebesar 12,3% pada triwulan III. Ada 44 di antaranya 55 ekonom peserta survei ini menyatakan bahwa ekonomi Eurozone sekarang telah dekat dengan resesi ganda karena blokade baru dan pembatasan-pembatasan baru diterapkan di skala besar untuk menghadapi gelombang ke-2 wabah Covid-19.

