Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Sekretaris Jenderal Badan Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Ibu Helga Schimid, Rabu (4/10), pada Konferensi investasi di Iran yang diadakan di Zurich, Swiss. Menurut Ibu Schmid, permufakatan sejarah tersebut bukanlah permufakatan bilateral, tapi merupakan satu permufakatan multilateral, oleh karena itu negara-negara Eropa “akan berupaya sekuat tenaga” untuk menjaga permufakatan ini. Dia juga menganggap bahwa Uni Eropa merasa cemas tentang peranan Iran dalam masalah-masalah regional, tapi semua masalah ini tidak terkait dengan JCPOA.