Eropa tetap menjadi wilayah yang terkena dampak paling parah, dengan total lebih dari 150 juta kasus terinfeksi, di antaranya hampir 1,7 juta kasus kematian. Menyusul kemudian Asia dengan hampir 112 juta kasus terinfeksi dan lebih dari 1,3 juta kasus kematian. Wilayah Amerika Utara saat ini mencatat lebih dari 94 juta kasus terinfeksi dan hampir 1,4 juta kasus kematian, sementara itu angka ini di Amerika Selatan lebih dari 53 juta kasus terinfeksi dan hampir 1,3 juta kasus kematian. Afrika sejauh ini mencatat total 11,4 juta kasus terinfeksi dan hampir 250.000 kasus kematian.
Sementara itu secara nasional, Amerika Serikat tetap merupakan negara yang terkena dampak paling parah dengan lebih dari 80 juta kasus terinfeksi dan lebih dari 959.000 kasus kematian. Dengan jumlah terinfeksi yang sama dengan separo dari Ameria Serikat, India menempati posisi kedua di dunia.
