Menurut itu, pasukan reaksi cepat Uni Eropa bernama “Kemampuaan penggelaran cepat dari Uni Eropa” yang terdiri dari pasukan darat, pasukan laut dan pasukan udara, bersamaan itu bisa ditukar dengan pasukan harian pun bergantung pada krisisnya. Para Menhan Uni Eropa menargetkan akan mengeluarkan naskah terakhir tentang pasukan ini pada Maret 2022.

Utusan Senior Uni Eropa urusan politik keamanan dan hubungan luar negeri, Josep Borrell menekankan bahwa proyek ambisius Uni Eropa disebut sebagai “Kompas strategis”. Menurut dia, Uni Eropa perlu berkemampuan menghadapi ancaman-ancaman yang akan terjadi atau bertindakan cepat dengan situasi krisis seperti tugas pertolongan dan pengungsian serta kegiatan menstabilkan lingkungan permusuhan.