Komite Penyelenggara Jalur Gaza akan beranggotakan dari 10-15 tokoh non-Partai yang berwewenang dalam masalah-masalah yang terkait dengan ekonomi, pendidikan, kesehatan, bantuan kemanusiaan dan restrukturisasi. Komite ini hanya beraktivitas setelah koridor-koridor ke Jalur Gaza diaktifkan kembali seperti sebelum bulan Oktober tahun 2023 dan koridor Rafah antara Gaza dan Mesir dibuka kembali menurut kesepakatan tahun 2005 di bawah pengontrolan Pemerintah Palestina dan Mesir serta diawasi oleh Uni Eropa.