Menurut laporan tersebut, FDI global meningkat sebanyak 77%, dari 929 miliar USD pada 2020 menjadi sekitar 1.650 miliar USD pada 2021, melampaui taraf sebelum pandemi Covid-19. Di antaranya, berbagai perekonomian maju mencatat peningkatan modal FDI paling tinggi selama ini dengan perkiraan 777 miliar USD pada 2021. Perekonomian-perekonomian berkembang, terutama negara-negara kurang berkembang (LDC) mencatat pertumbuhan pemulihan lebih rendah. Sekretaris Jenderal UNCTAD, Rebeca Grynspan menekankan bahwa pemulihan modal investasi di negara-negara berkembang sangat menggembirakan.
Menurut laporan tersebut, FDI global dapat tumbuh pada 2022, tetapi sulit untuk mencapai laju pertumbuhan pemulihan seperti pada 2021. Sumber modal proyek internasional di sektor infrastruktur akan terus menciptakan motivasi pertumbuhan FDI.
