Laporan mengenai pemadaman listrik telah diterima, dan warga diimbau untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa.
Menurut Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina, pusat gempa berada 13 km di barat daya Kota General Santos di Pulau Mindanao dengan kedalaman 10 km. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik menyatakan bahwa gelombang tsunami setinggi hingga 3 meter dapat terjadi di beberapa wilayah pesisir Filipina. Gelombang setinggi hingga 1 meter juga dapat terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia dan Malaysia. Tsunami berskala lebih kecil dapat terjadi di Taiwan (Tiongkok), Jepang, Guam, Papua Nugini, serta sejumlah negara kepulauan dan wilayah di bagian barat Samudra Pasifik.
Filipina sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi karena lokasinya yang berada di “Cincin Api” Pasifik. Negara ini juga terdampak sekitar 20 badai dan depresi tropis setiap tahunnya.
