Presiden Indonesia, Joko Widodo telah memberikan bimbingan dalam meningkatkan jumlah personil bantuan untuk bisa mempercepat pekerjaan pencarian para korban setelah musibah yang mengerikan ini.
Badan Palang Merah Internasional melukiskan situasi sekarang ini sebagai “satu mimpi buruk”. Laporan-laporan yang dikeluarkan oleh para staf badan ini yang sedang mengusahakan cara pendekatan kawasan Donggala –tempat pemukiman kira-kira 300.000 penduduk di Palu Utara dan di dekat episentrum gempa menunjukkan bahwa kawasan ini telah “mengalami kehancuran secara teramat berat”.
