![]() |
Demikian hasil positif yang dicapai pada Konferensi ke-22 Menteri Program kerjasama Ekonomi subkawasan Mekong yang diperluas (GMS) yang diadakan di kota Hanoi, Rabu pagi (20/9).
Konferensi GMS 22 telah mencatat prestasi-prestasi dari kerjasama menurut Koridor Ekonomi Sub kawasan Mekong diperluas, menganggap ini sebagai fundasi untuk menciptakan hubungan yang terkait, berdasarkan pada keterbukaan, saling percaya dan berkomitmen bersama.
Pada konferensi ini, para Menteri menyatakan dukungan kuat terhadap Strategi perhubungan GMS baru untuk membangun sistem perhubungan GMS yang bersambungan, efektif, tepercaya dan berkesinambungan. Strategi Pariwisata GMS 2016-2025 juga diesahkan untuk menciptakan syarat bagi perkembangan destinasi-destinasi yang lebih atraktif, adil dan berkesinambungan. Di bidang pertanian, para Menteri menyambut pengesahan satu strategi untuk mendorong produk-produk pertanian yang aman dan akrab lingkungan dan rencana untuk memperkuat integrasi pada rangkaian nilai. Di atas dasar berbagai perbahasan dan pemaparan di konferensi ini, para Menteri GMS telah menyambut persiapan Rencana Aksi Hanoi (HAP) 2018-2022.

