Laporan tersebut menilai bahwa Vietnam dinilai sebagai “bintang yang sedang naik” di kawasan dan akan menjadi negara yang memiliki ekosistem start-up yang besarnya nomor 3 di Asia Tenggara pada 2022 dengan lebih banyak dana modal ventura di kawasan yang berkomitmen menggelontorkan modal investasi tahap awal pada perusahaan-perusahaan startup di sini.
Menurut laporan tersebut, jumlah perusahaan penawaran umum saham perdana (IPO) akan mencapai hampir 3 kali lipat dari jumlah perusahaan regional yang telah mendaftarkan saham pada 2020.
