(VOVworld) – Gerakan Muslim Bersenjata Hamas, pada Minggu (26 Maret), telah menutup koridor perbatasan antara Jalur Gaza dengan Israel setelah seorang tokoh senior dari gerakan ini dibunuh pada Jumat (24 Maret), di Jalur Gaza.

Daerah koridor perbatasan Kerem Shalom dari Israel
(Foto: Xinhua/vov.vn)
Pada Jumat malam (24 Maret), beberapa militan yang belum diketahui nama-nya telah membunuh Mazen Fuqahaa, seorang tokoh senior Hamas di jalan ke rumah-nya di kota Gaza. Hamas dan faksi-faksi lain dari Palestine menegaskan bahwa Israel harus bertanggung jawab atas kasus ini. Israel belum mengeluarkan komentar manapun tentang kasus tersebut.
