Kedua desa tersebut adalah desa kerajinan mozaik dan pernis Chuyen My dan desa kerajinan ukiran pernis seni rupa Son Dong.

Dalam pidatonya di acara tersebut, Wakil Ketua Komite Rakyat Hanoi, Nguyen Xuan Luu, menekankan bahwa pengakuan internasional ini merupakan bentuk apresiasi atas nilai budaya, teknik kerajinan tangan, kreativitas, dan vitalitas berkelanjutan dari desa-desa kerajinan tradisional Vietnam.

Langkah ini sekaligus membuka peluang untuk mempromosikan citra negara, rakyat dan budaya Vietnam kepada sahabat-sahabat internasional; mendorong pertukaran budaya, mengembangkan pariwisata desa kerajinan, memperluas pasar ekspor, dan meningkatkan nilai merek kerajinan Hanoi di kancah internasional.