Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Hanoi tersebut dihadiri para pemimpin Partai, Negara, dan MN, serta lebih dari 1.000 delegasi, termasuk perwakilan berbagai grup usaha dan perusahaan dari dalam maupun luar negeri.

Dalam pidato arahannya pada konferensi tersebut, Ketua MN Tran Thanh Man menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang mengenai Ibu Kota yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026, Kota Hanoi diberikan berbagai mekanisme khusus. Mekanisme tersebut meliputi, pelimpahan kewenangan dalam tata kelola pemerintahan, mobilisasi sumber daya, pembangunan infrastruktur, pengembangan perkotaan, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta penarikan investasi. Menurutnya, hal ini merupakan peluang bersejarah bagi ibu kota untuk melakukan lompatan besar dalam mewujudkan keberhasilan Perencanaan Induk Ibu Kota Hanoi dengan visi 100 tahun.

“Untuk mewujudkan visi pembangunan yang telah ditetapkan, Hanoi perlu memahami secara mendalam bahwa Perencanaan hanya akan memiliki nilai apabila dilaksanakan secara efektif. Kota Hanoi perlu segera mewujudkan arah kebijakan dalam rencana tersebut menjadi program, proyek, dan pekerjaan konkret; dengan menjadikan efektivitas pelaksanan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat sebagai ukuran kemampuan tata kelola.

Ketua MN Tran Thanh Man juga meminta Kota Hanoi untuk memprioritaskan investasi pada bidang-bidang yang memiliki nilai tambah tinggi dan daya sebar yang besar. Bidang-bidang tersebut meliputi infrastruktur transportasi strategis; teknologi tinggi, semikonduktor, kecerdasan buatan, pusat data; kawasan industri generasi baru; logistik cerdas; energi bersih; ekonomi sirkular; industri budaya; pariwisata; serta layanan kesehatan dan pendidikan berkualitas tinggi.

“Saya berharap agar para pelaku usaha, serta investor baik dari dalam dan luar negeri senantiasa menaruh kepercayaan kepada Vietnam dan Hanoi. Hal ini didasarkan semangat kerja sama jangka panjang, investasi yang bertanggung jawab, kepatuhan terhadap hukum, serta penyelarsan kepentingan perusahaan dengan kepentingan negara, bangsa, dan pembangunan berkelanjutan ibu kota. MN akan selalu mendampingi, mendengarkan realitas dari Kota Hanoi untuk terus menyempurnakan sistem hukum ke arah yang stabil, transparan, mudah diterapkan, serta menciptakan fondasi hukum yang kuat agar para pelaku usaha merasa aman dalam berinvestasi, berinovasi, dan berkembang dalam jangka panjang di Vietnam”.

Menurut Perencanaan Induk Ibu Kota Hanoi dengan visi 100 tahun, wilayah administratif ibu kota akan memiliki luas sekitar 3.360 km², dengan jumlah penduduk sekitar 14–15 juta jiwa pada tahun 2035, dan 17–19 juta jiwa pada tahun 2065. Hanoi menetapkan Sungai Merah sebagai poros lanskap ekologi–budaya utama, yang mencakup 9 kutub pengembangan, 9 pusat utama, dan 9 koridor penggerak. Dengan visi 100 tahun, Kota Hanoi diarahkan menjadi kota global “berbudaya, cerdas, inovatif, dan ekologis”, yang termasuk dalam kelompok ibu kota dengan kualitas hidup dan tingkat kebahagiaan tertinggi di dunia.Menurut Perencanaan Induk Ibu Kota Hanoi dengan visi 100 tahun, pada periode 2026–2035, kota menetapkan target pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (GRDP) rata-rata di atas 11% per tahun. Skala GRDP mencapai sekitar 200 miliar USD pada tahun 2035 dan meningkat menjadi sekitar 640 miliar USD pada tahun 2045.

Hanoi juga menitikberatkan pengembangan keterkaitan wilayah dengan model “inti–satelit”; membangun sistem transportasi kereta perkotaan dengan total panjang sekitar 1.153 km; serta membentuk institusi-institusi khusus di kutub pertumbuhan. Penyelenggaraan Konferensi Promosi Investasi 2026 yang dirangkaikan pengumuman Perencanaan Induk Ibu Kota Hanoi dengan visi 100 tahun merupakan peristiwa strategis yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan ibu kota. Acara ini menjadi pesan kuat yang menegaskan tekad Kota Hanoi untuk terus mereformasi institusi, memperbaiki lingkungan investasi dan bisnis, mempercepat pengembangan infrastruktur strategis, ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, transformasi digital, pertumbuhan hijau, serta integrasi internasional yang lebih luas.