Pada pagi harinya, delegasi peserta kongres meletakkan karangan bunga, berziarah ke Mausoleum Presiden Ho Chi Minh, serta mempersembahkan dupa untuk mengenang para pahlawan dan martir di Monumen Peringatan di Jalan Bac Son.
Pada sore hari yang sama, di Pusat Konvensi Nasional, kongres mengadakan sidang persiapan dengan partisipasi para delegasi yang mewakili berbagai lapisan masyarakat, etnis, dan agama, di antaranya ada 18 delegasi warga Vietnam yang tinggal di luar negeri.
Yang patut diperhatikan adalah dalam hari kerja pertama, para delegasi melakukan pembahasan di kelima pusat diskusi mengenai isi-isi pokok untuk masa jabatan baru. Dengan tema utama “Meningkatkan peran politik inti Front Tanah Air Vietnam dalam mengembangkan demokrasi, tradisi patriotisme, kekuatan persatuan nasional, serta membangun negara yang maju, kuat, makmur, beradab, dan bahagia”, pusat-pusat diskusi tersebut telah menjadi forum demokratis yang mencerminkan kearifan seluruh rakyat.
Hadir di Ibu Kota Hanoi untuk memberikan pendapatan untuk masa jabatan baru, Doktor Ha Son Tung, seorang intelektual muda dari Akademi Ilmu Pengetahuan Singapura, menyatakan: “Saya sangat mengapresiasi draft dokumen yang menempatkan transformasi digital, sains dan teknologi, inovasi kreatif pada posisi terobosan strategis dalam tahapan pembanguan baru tanah air. Saya berharap agar Front Tanah Air Vietnam sungguh-sungguh menjadi tempat yang menyebarkan patriotisme dan kontribusi para perantau yang sedang tinggal, bekerja di luar negeri untuk kampung halaman”.
