
Panorama Hari Sajak Vietnam yang ke-14 - tahun 2016
di Kuil Sastra Van Mieu-Quoc Tu Giam, kota Hanoi.
(Foto: baomoi.com)
Sehubungan dengan kesempatan ini, satu pameran 70 tahun sajak pada tahap perang perlawanan menentang kolonialis Perancis akan memperkenalkan nama dan usaha dari para penyiar terkenal, menyumbangan banyak sajak bagus.
Sementara itu, Hari Sajak Vietnam yang diadakan di kota Ho Chi Minh tidak hanya melakukan aktivitas-aktivitas dan menciptakan lapangan main yang signifikan bagi para penggemar sajak, melainkan juga menciptakan peluang bagi para penyair muda untuk memanifestasikan kepandaian dan mendekati para pembaca. Di sekitar tajuk pokok, setiap kelub sajak telah memilih satu sudut sendiri untuk menunjukkan rasa cinta terhadap kampung halaman dan Tanah Air. Panyair Minh Dan urusan lapangan sajak untuk muda memberitahukan: “Aksentuasi pertama tentang drama sajak. Bagi drama sajak, kami berkiblat ke laut dan pulau Tanah Air. Pada tahun ini, para penyair bersama-sama mengundang para penyair pendahulu untuk berbagi pengalaman-pengalaman tentang sajak dan berbagi dambaan dan impian supaya bagaimana aktivitas kesusastraan kota Ho Chi Minh semakin berkembang”.
Sebelumnya, satu kelompok mahasiswa yang belajar bahasa Vietnam dari Universitas Rusia di ibukota Moskwa, hari Minggu (21/2) mengadakan program: “Merayakan Tet Nguyen Tieu (atau Hari Chap Gome) dengan para mahasiswa Rusia yang belajar bahasa Vietnam”. Di depan program ini, para mahasiswa mengadakan aktivitas-aktivitas bergelora seperti menari, menyanyi, membaca sajak, mencaritahu kebudayaan, adat tradisional Vietnam dan beradu memasak makanan Vietnam.
