Yahya Saree, Juru Bicara Houthi, menegaskan bahwa serangan mendadak tersebut telah tepat mengenai dan merusak sasaran, tetapi tidak mengajukan rincian. Kelompok bersenjata yang terbesar di Yaman tersebut juga menyatakan akan terus mempertahankan dan meningkatkan serangan-serangan yang menyasar pada kepentingan Israel dan AS, selama Israel belum menghentikan kegiatan-kegiatan militer terhadap Palestina di Jalur Gaza.

Hingga malam hari yang sama, pasukan AS di kawasan beserta para pihak yang terkait belum mengomentari informasi yang diumumkan Houthi.

Sebelumnya, pada siang harinya(1 Desember), Houthi juga menyatakan telah meluncurkan satu rudal balistik untuk menyerang satu basis yang teramat penting di wilayah Israel. Houthi menegaskan, serangan mendadak tersebut berhasil dan menembak kena sasaran yang diajukan. Tentara Israel mengonfirmaskan serangan rudal balistik yang dilakukan Houthi, tetapi memberitahukan bahwa sistem pertahanan udara negara ini telah menonaktifkan peluru di luar wilayah udara Israel.