Kunjungan ini dilakukan setelah Majelis Nasional (MN) Vietnam menyempurnakan aparatur pemimpin senior dan dinilai telah mencapai banyak keberhasilan penting,. Kunjungan tersebut turut membawa hubungan Vietnam-Tiongkok memasuki periode perkembangan di level yang lebih tinggi dan menciptakan motor penggerak bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Dubes He Wei memberitahukan bahwa kunjungan Sekjen sekaligus Presiden To Lam telah mencapai beberapa kemajuan komprehensif, antara lain: kepercayaan politik terus diperkokoh melalui berbagai pembicaraan intensif dan ekstensif antara pemimpin senior kedua Partai dan memformulasikan strategi hubungan bilateral dalam periode baru. Pernyataan bersama yang diumumkan kedua belah pihak menekankan target membangun “Komunitas berbagi masa depan bersama Vietnam-Tiongkok di level yang lebih tinggi”, mencerminkan kecenderungan perkembangan hubungan kedua negara yang semakin intensif. Di samping itu, kerja sama substansial semakin diperkuat dengan penandatanganan 30 naskah kerja sama di beberapa sektor yaitu ekonomi, hukum, keamanan publik dan rantai pasokan.
Ia menekankan kedua belah pihak kini telah memindahkan fokus kerja sama dari sektor tradisional ke sektor-sektor baru seperti kecerdasan buatan, energi hijau dan ekonomi digital. Di samping itu, kedua negara terus mendorong konektivitas infrastruktur, secara khusus berbagai proyek kereta api lintas batas untuk meningkatkan efisiensi transportasi dan memperkuat koneksi rantai pasokan regional.
