Pembangkit listrik tenaga nuklir Zapozhiazhia (Foto: Alexander Ermochenko/Reuters)

Gelombang inspeksi ini berlangsung setelah Ukraina mengirimkan permintaan tertulis kepada IAEA, di antaranya meminta kepada badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa ini supaya melaksanakan pemeriksaan di dua basis nuklir Kiev untuk mengklarifikasi kekhawatiran Rusia bahwa Ukraina ada bahaya sedang membuat “bom kotor”.

Menghadapi gerak-gerik IAEA ini, juru bicara Istana Kremlin, Dmitry Peskov menyatakan bahwa pemeriksaan pembangkit listrik tenaga nuklir Zapozhiazhia yang dilaksanakan para inspektor IAEA adalah perlu dan Rusia siap bekerja sama dengan perwakilan IAEA. Ia juga menekankan perihal pengurangan ketegangan militer di pembangkit listrik tenaga nuklir Zapozhiazhia adalah demi keselamatan seluruh Eropa.