Selebumnya, Iran telah mengayakan uranium dengan kelompok pesawat pertama yang meliputi pesawat-pesawat sentrifugal 174 IR-2m di bawah tanah di Natanz.

Dalam satu perkembangan terkait, Menteri Energi Israel, Yuval Steinitz, pada hari yang sama, mengatakan bahwa Iran akan memerlukan waktu 6 bulan untuk memproduksi cukup bahan bagi satu senjata nuklir artinya panjang waktunya dua kali lipat dibandingkan waktu yang diprediksikan seanggota Pemerintah Amerika Serikat pimpinan Presiden Joe Biden.