Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi (Foto: AFP/VNA) |
Kesepakatan tentang Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) ditandatangani pada 2015 di Wina, Austria, dengan partisipasi Iran dan kelompok P5+1 (yang meliputi Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, plus Jerman). Menurut kesepakatan ini, Iran harus membatasi program pembangunan senjata nuklir untuk ditukar dengan pencabutan sanksi-sanksi. Hingga sekarang, Iran selalu menegaskan bahwa program nuklirnya sepenuhnya demi tujuan perdamaian sesuai dengan ketentuan IAEA.

