Ini merupakan reaktor nuklir dalam kombinasi nuklir Yongbyon RDRK. Pembongkaran reaktor ini merupakan masalah utama dalam perundingan-perundingan antara Presiden Amerika Serikat (AS) dan Pemimpin RDRK, Kim Jong-un di Kota Ha Noi pada pekan lalu.
IAEA tidak bisa mendekati reaktor-reaktor RDRK sejak PyongYang mendeportasi inspektur-inspektur badan ini pada tahun 2009. Sekarang ini, pemantauan terhadap aktivitas-aktivitas nuklir RDRK pada pokoknya dilaksanakan melalui gambar satelit. IAEA berkali-kali memberitahukan bersedia memainkan peranan sebagai pemeriksa di RDRK kalau mencapai satu permufakatan politik yang bersangkutan dengan basis-basis nuklir negara ini.
