Dalam pidato pembukaannya, Direktur Jenderal IAEA Rafael Mariano Grossi menekankan bahwa semangat kebersamaan ini tercermin secara nyata melalui upaya gigih para pakar kanker yang mentransfer teknologi dan memberikan pelatihan kepada para dokter di Afrika. Semangat keberanian juga terlihat dari para pakar keselamatan nuklir yang siang malam berjaga di garis depan guna mencegah bencana kebocoran radioaktif di tengah konflik di Ukraina.

Namun, Grossi mengakui bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi, khususnya terkait program nuklir Iran. Oleh karena itu, Direktur Jenderal IAEA menekankan urgensi untuk terus mempertahankan langkah-langkah inspeksi keselamatan dan memberikan jaminan yang kuat, sekaligus menegaskan bahwa program nuklir Iran sepenuhnya ditujukan untuk tujuan damai. Ia mengatakan bahwa IAEA selalu siap menyediakan program pelatihan, peningkatan kapasitas serta transfer teknologi nuklir yang bermanfaat bagi semua negara anggota.