Di dalam satu instalasi nuklir Iran (Foto: IRNA/VNA) |
Ini merupakan pertanda baru yang menunjukkan negara Islam ini terus melanggar permufakatan nuklir yang ditandatangani pada 2015 dengan Kelompok P5 plus 1 (meliputi 5 negara Anggota Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Jerman atau disebut JCPOA).
Yang terkait perselisihan-perselisihan tentang permufakatan JCPOA, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menegaskan Iran akan memulihkan langkah-langkah yang sudah disahkan negara ini sebelumnya untuk mengurangi kewajiban-kewajiban kalau pihak Amerika Serikat menghapuskan semua sanksi terhadap Iran secara “efektif”. Ia menekankan pentingnya masalah meneruskan konsultasi politik dan pertukaran ekonomi antara dua negara.

