Kongkritnya, IMF telah menyesuaikan penurunan prakiraan pertumbuhan global pada tahun 2019 dan pada tahun 2020 berturut-turut turun menjadi 3,2% dan 3,5%, lebih rendah 0,1% terbanding dengan tarap prakiraan sebelumnya.
Laporan IMF mengeluarkan lonceng peringatan dan mengatakan bahwa situasi ekonomi dunia bisa menjadi lebih buruk. Menurut IMF, ketegangan dagang memberikan dampak kepada aktivitas investasi dan negara-negara yang perlu mendorong perundingan-perundingan sebagai gantinya menggelarkan kebijakan pengenaan tarif. Organisasi ini sekali lagi mengatakan bahwa pemecahan instabilitas tetap menjadi masalah yang paling menimbulkan tekanan terhadap perekonomian global dan pemerintah-pemerintah perlu menghindari langkah-langkah yang salah yang bisa memperlemahkan pertumbuhan dan pasar lapangan kerja.
