Barang dijual di supermarket Walmart AS di Beijing, Tiongkok (Foto:AFP/VNA)

Kepala ekonom IMF, Gita Gopinath telah membantah pernyataan dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang dianggap bahwa tarap-tarap tarif yang sedang harus dibayar oleh Tiongkok memberikan pendapatan besar bagi Perbendaharaan AS, perlu membantu mengurangi defisit perdagangan AS. Dalam artikel yang dimuat di blog pribadi, dia dan beberapa koleganya telah memperingatkan bahwa kerugian ekonomi bahkan menjadi lebih buruk kalau Presiden Donald Trump mengenakan tarap tarif yang paling tinggi terhadap semua barang impor dari Tiongkok karena hal ini akan mengurangi sekitar 1/3 GDP global dalam waktu yang singkat.