Dirjen IMF, Kristalina Georgieva berbicara pada konferensi pers di Vatikan (Foto: VNA)
Direktur Jenderal IMF menekankan bahwa bahkan sebelum munculnya varian baru Omicron, IMF telah mengkhawatir bahwa pemulihan meskipun terus berlanjut tetapi akan terlambat. Peningkatan kebutuhan di banyak perekonomian maju menghadapi situasi kekurangan bahan input penting seperti peralatan semikonduktor yang menyebabkan kenaikan harga.

Dalam laporan Prospek Ekonomi Dunia (WEO) terbarru, IMF memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini akan mencapai 5,9% dan 4,9% pada 2022.