Berbicara di konferensi pers online pada hari yang sama, penjabat Direktur urusan kawasan Asia-Pasifik IMF, Jonathan D.Ostry menilai bahwa perjanjian RCEP menghimpun 10 negara anggota Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) dan Tiongkok, Jepang, Republik Korea, Australia, Selandia Baru dapat menciptakan motivasi baru bagi perdagangan di Asia-Pasifik. Menurut penilaian baru IMF, kawasan Asia-Pasifik diharapkan akan bertumbuh 7,6% pada 2021 dan 5,4% pada 2022 karena adanya pemulihan yang dialami berbagai negara.