IMF menilai bahwa ekpsor, motivasi utama dari perekonomian, mungkin akan lemah kalau pertumbuhan global tidak seperti yang diharapkan, ketegangan geopolitik global berkepanjangan atau perselisihan perdagangan.

Ilustrasi (Foto: Tran Viet / VNA)

Menurut IMF, isu-isu pasar properti dan pasar obligasi badan usaha mungkin akan berdampak lebih kuat daripada prakiraan terhadap kemampuan memberikan kredit dari bank. Dengan kebijakan moneter yang dilonggarkan, tekanan kurs yang berlangsung lebih lama akan berdampak terhadap inflasi dalam negeri. Juga menurut IMF, usaha meningkatkan produktivitas dan investasi lebih banyak pada sumber daya manusia dan modal material, sekaligus memacu investasi swasta di bidang energi terbarukan mempunyai makna kunci bagi Vietnam.