Ilustrasi (Foto: An Dang/VNA)

Ini merupakan tingkat pertumbuhan yang amat tinggi; khususnya nilai ekspor meningkat hampir 13 persen. Kelompok-kelompok hasil pertanian mencatat pertumbuhan ekspor yang relatif tinggi, kira-kira 18-19 persen, di antaranya ada beberapa barang seperti kopi, beras, hasil perikanan telah tumbuh dari 38 persen menjadi hampir 50 persen. Ini merupakan tanda-tanda umum yang positif bagi kegiatan ekspor-impor. Dia menyatakan bahwa pertumbuhan impor-ekspor pada waktu mendatang bertolak peluang paling besar dari beberapa Perjanjian Perdagangan Bebas.

Pada tahun 2022, Kementerian Industri dan Perdagangan menargetkan nilai ekspor-impor akan meningkat 6-8 persen dibandingkan dengan tahun 2021, mencapai sekitar 363 miliar USD, mempertahankan neraca perdagangan pada taraf surplus ekspor.