Ilustrasi (Foto: VNA)

Sebelumnya, ketika KADI memberlakukan kesimpulan sementara bahwa baja lembaran Vietnam sedang dibuang dan merugikan perusahaan-perusahaan Indonesia, Direktorat Perlindungan Perdagangan Vietnam telah mengirim surat protes terhadap beberapa kesimpulan yang belum pantas, belum mencerminkan secara tepat situasi nyata badan usaha Vietnam, seperti masalah pajak pertambahan nilai, duplikasi dalam komputasi, dan lain-lain. Ketidakakuratan ini telah menyebabkan amplitudo dumping tinggi dan merugikan badan usaha Vietnam.

Direktorat Perlindungan Perdagangan Vietnam juga meminta KADI agar mempelajari kembali secara berhati-hati metode penghitungan, dengan mempertimbangkan semua faktor, termasuk tingkat kerja sama tertinggi dari badan usaha Vietnam, agar sesuai dengan ketentuan WTO.