Polisi Indonesia digelarkan di Jakarta (Foto: AFP / VNA)

Juru bicara Polri, Dedi Prasetyo memberitahukan bahwa polisi telah menangkap dua biang keladinya ialah Abdul Basith, Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) dan mantan perwira Angkatan Laut Sony Santoso beserta 8 tersangka lainnya yang direkrut di Provinsi Papua dan Kota Ambon, Provinsi Maluku. Para tersangka tersebut telah berencana melakukan serangan terhadap pusat-pusat bisnis Otista, Kelapa Gading, Senen, Glodok dan Taman Anggrek dari orang Indonesia keturunan Tionghoa, di distrik-distrik di jantungnya Ibukota Jakarta, dalam penghimpunan gerakan Mujahid 212 pada 28/9 yang lalu.

Menurut Polri, Abdul Basith telah mengakui membuat rencana, merekrut dan memberikan bantuan untuk rencana serangan bom tersebut. Tersangka ini juga memberitahukan telah membeli alat-lat dan bahan ledak untuk merakit 29 buah bom yang akan dipasang di 7 tempat di pusat-pusat bisnis tersebut.