Jumlah orang yang terpaksa mengungsikan dari kawasan-kawasan berbahaya di provinsi-provinsi Banten dan Lampung mencapai 40 300 jiwa, meningkat dua kali lipat terbanding dengan angka yang diajukan satu hari sebelumnya.

Sekarang pasukan SAR tetap sedang giat mencari korban-korban yang terjebak dalam reruntuhan setelah gunung Anak Krakatau aktif pada tanggal 22 Desember ini yang menimbulkan bencana tsunami dan merenggut jiwa ratusan orang.