Ibukota baru Indonesia akan ditempatkan di pulau Kalimantan (Foto: Tribunnews.com) |
Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani, mengatakan bahwa APBN Indonesia sekarang ini sedang digunakan untuk berfokus melawan wabah Covid-19. Indonesia akan tidak punya APBN untuk pemindahan Ibukota sampai tahun 2021 karena ketika wabah Covid-19 berakhir, APBN juga akan digunakan untuk memulihkan ekonomi nasional pasca pandemi. Menurut rencana, pemindahan Ibukota Jakarta akan dilaksanakan pada tahun 2024.
Pemindahan Ibukota ke Provinsi Kalimantan Timur bertujuan untuk menangani situasi subsiden, kemacetan lalu lintas dan polusi yang semakin serius di Jakarta. Ibukota baru Indonesia seluas 256.000 Ha akan diliputi warna hijau dari pepohonan tropis.

