Berbagai mesin pencari telah menentukan posisi kapal selam tersebut di kedalaman sekitar 850 meter di lepas pantai Bali. Kedalaman tersebut berlipat 1,5 kali dibandingkan kedalaman maksimal yang diizinkan bagi kapal untuk menyelam. Perkembangan tersebut telah memadamkan harapan untuk menyelamatkan para anak kapal setelah jumlah oksigen cadangan sudah habis.

Angkatan Laut Indonesia memberitahukan bahwa penyebab tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala belum jelas. Sebelumnya, kepingan-kepingan kapal selam tersebut ditemukan dan kapal yang mengalami kecelakaan mungkin telah dirusak setelah tenggelam ke kedalaman 800 meter .