Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, pada Senin (8 Januari), memberitahukan bahwa lebih dari 1.600 warga di 5 desa di wilayah Karawang provinsi ini harus mengungsi karena banjir menenggelamkan rumah sejak awal tahun 2024 hingga saat ini. Sekitar 100 hektare lahan pertanian juga tenggelam.
Banjir dan tanah longsor membuat ribuan warga harus mengungsi di Provinsi Jawa Barat, Indonesia (Foto: Kompas) |
Tim logistik dan tanggap darurat dari Badan BPBD Provinsi Jawa Barat segera membangun waduk penampungan air dan bendungan setelah banjir surut; bersamaan dengan itu mendistribusikan kebutuhan pokok seperti makanan, selimut, tenda, air bersih, dan susu kepada masyarakat. Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan para relawan sedang memberikan distribusi logistik, membuat peta lokasi-lokasi pengungsian warga sipil dan membuka akses ke jalan-jalan yang diblokir akibat banjir dan tanah longsor. Dapur dan fasilitas medis “lapangan” telah disiapkan untuk menyediakan makanan dan pemeriksaan kesehatan bagi orang-orang dan pasukan SARS.

