Ilustrasi (Foto: VNA) |
Pernyataan Angkatan Laut Indonesia pada 24 April memberitahukan bahwa kapal selam KRI Nanggala-402 hanya memiliki oksigen cadangan yang cukup untuk awak kapal selama 72 jam sejak listrik padam. Akan tetapi, waktu sudah habis tanpa adanya tanda-tanda kapal tersebut dan awaknya. Sekarang pencarian kapal selam tersebut tetap sedang berlangsung giat.
Para pakar khawatir bahwa kapal KRI Nanggala-402 bisa pecah saat tenggelam hingga kedalaman 700 Meter, 1,5 kali dari kedalaman maksimum yang diizinkan.

