(VOVworld) – Perdana Menteri (PM) Inggeris, Theresa May, pada Selasa (28 Maret), telah menandatangani surat bersejarah yang akan resmi mengoperasikan proses pengunduran diri Inggeris dari Uni Eropa (EU) (atau Brexit) ketika menyampaikan ke Markas Uni Eropa di Brussels pada Rabu (29 Maret).

PM Inggeris, Theresa May
(Foto: AFP/ Kantor Berita Vietnam)
Juga pada malam harinya (28 Maret), PM Inggeris Theresa May telah mengadakan pembicaraan telepon secara terpisah dengan Presiden Donald Tusk, Presiden Dewan Uni Eropa, Jean-Claude Juncker dan Kanselir Jerman, Angela Merkel. Pada semua pembicaraan tersebut, para pemimpin juga menyepakati makna penting tentang perundingan antara para pemimpin Eropa dengan semangat kontruktif dan positif, serta menjamin satu proses pengunduran diri secara lancar dan berketertiban.
Direncanakan, pada Rabu (29 Maret), PM Inggeris Theresa May akan menyampaikan pidato di depan Parlemen negara ini dan berkomitmen akan mewakili kepentingan semua orang yang sedang hidup di Inggeris maupun warga negara Uni Eropa dalam proses perundingan dengan Brussels.
