![]() |
Konkretnya, Boris Johnson telah mencapai 114 di antara 313 suara dalam pemungutan suara pada Kamis (13/6). Sebelumnya, dia telah memulai kampanye pemilihan untuk menjadi penerus PM Theresa May dengan komitmen membawa Inggris meninggalkan Uni Eropa (yang disebut Brexit) pada tanggal 31/10 mendatang baik mencapai atau tidak mencapai permufakatan dengan Uni Eropa. Politikus ini bersamaan itu memperingatkan Partai Konservatif bahwa penundaan Brexit merupakan kegagalan.

