Dia menginginkan satu Brexit dengan permufakatan, tapi permufakatan itu harus menghapuskan “ketentuan rintangan”. PM Inggris, Boris Johnson menjanjikan bahwa Inggris akan tidak pernah membentuk garis perbatasan keras antara Irlandia Utara dan Irlandia. Tapi, menurut Kantor PM Irlandia, kedua pihak sedang berselisih secara mendalam tentang pasal rintangan (backstop). PM Republik Irlandia, Leo Varadkar menegaskan kepada PM Boris Johnson bahwa ketentuan backstop adalah perlu dan Uni Eropa merupakan satu blok yang bersatu dalam pandangan bahwa tidak bisa mengadakan kembali perundingan-perundingan tentang masalah ini.
