Pernyataan tersebut telah dikeluarkan setelah ada sumber informasi yang menyatakan bahwa Inggris akan menolak satu proyek seperti itu.
![]() |
Sebelumnya, menurut permufakatan yang telah dicapai pada Maret tahun ini, Uni Eropa telah sepakat membentuk satu markas komando militer-nya yang bernama MPCC dengan tugas mengawasi missi-missi militer Uni Eropa yang tidak langsung di luar negeri. Inggris terus-menurus memprotes unifikasi militer Uni Eropa dan menganggap ini sebagai risiko terhadap NATO, sementara itu, Waklil senior urusan kebijakan keamanan dan hubungan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini dan negara-negara anggota Uni Eropa yang dikepalai oleh Perancis dan Jerman menyatakan bahwa Uni Eropa harus melakukan lebih banyak lagi tentang masalah pertahanan.

