PM Inggris, Boris Johnson (Foto: VNA)

Bagi perdagangan barang antara kedua pihak yang menduduki separuh di antara 900 miliar USD nilai perdagangan tahunan antara Uni Eropa dan Inggris, menurut kesepakatan itu, Inggris adalah satu-satunya perekonomian luar Uni Eropa memiliki hak mendekati pasar bersama Eropa secara luas seperti itu. Bagi persaingan yang adil, Uni Eropa menerima perdagangan non-tarif untuk diganti dengan penerimaan Inggris dalam menjaga berbagai standar tentang bantuan negara, lingkungan, dan hak-hak pekerja untuk menjamin satu “arena main yang adil” bagi badan-badan Uni Eropa. Bagi kegiatan penangkapan ikan, para nelayan Uni Eropa berhak mendekati berbagai perairan Inggris selama masa transisi yang berlangsung lebih dari 5 tahun sejak 1 Januari 2021, tetapi dengan pengurangan kuota sebanyak 25 % dibandingkan saat ini.

Inggris dan Uni Eropa mencapai kesepakatan perdagangan pasca Brexit pada 24/12 setelah hampir 9 bulan melakukan perundingan yang menegangkan. Pimpinan kedua pihak telah menyambut baik kemajuan tersebut dan menganggap ini sebagai hasil bagi upaya-upaya perundingan sepanjang waktu terakhir dan merupakan hadiah Natal yang bermakna untuk kedua pihak.