Lokakarya tersebut bertujuan untuk mendorong kerja sama internasional, merupakan kesempatan bagi para peserta untuk membahas ide-ide pendidikan, belajar pengalaman dari para pakar, penasihat pendidikan yang berprestise, dengan demikian menciptakan fondasi bagi solusi-solusi kreatif atas tantangan-tantangan yang dihadapi dunia sekarang. Hadir pada YSELI 2023 ada 75 dosen, para penentu dan penggerak kebijakan, penasihat dan pakar muda yang bekerja di basis-basis pendidikan tinggi, badan pemerintahan, lembaga swadaya masyarakat dan berbagai organisasi sosial. Mereka adalah para pemimpin muda yang dengan unggul melampaui seleksi yang ketat dengan lebih dari 900 calon dari negara-negara ASEAN dan Timor Leste.
Program YSEALI dicanangkan oleh Pemerintah Amerika Serikat guna menciptakan kondisi yang kondusif bagi para anggota untuk berkenalan dan berinteraksi dengan rekannya dari Amerika Serikat dan ASEAN, bersamaan dengan itu mendorong penggelaran inisiatif-inisiatif untuk turut mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan kerja sama di kawasan.
