![]() |
Para pejabat pertahanan Amerika Serikat (AS) dan para diplomat Uni Eropa telah memperingatkan bahwa pendirikan yang keras Perancis menghadapi bahaya menimbulkan perpecahan dalam internal negara-negara anggota NATO, tanpa memperdulikan beberapa pendapat protes dari Brussels yang mengatakan bahwa ini merupakan program militer Uni Eropa dan hal ini tidak mempengaruhi NATO.
Dalam surat yang dikirimkan kepada Wakil senior urusan keamanan dan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, para pejabat pertahanan AS menuduh Uni Eropa mencegah negara-negara sekutu NATO yang tidak adalah anggota Uni Eropa ikut serta pada tender dan mengatakan bahwa hal ini akan merusak hubungan dengan semangat konstruktif antara NATO dan Uni Eropa.

