(VOVworld) – Pada Rabu (28 Januari) Pemerintah Irak dan Grup energi raksasa Inggris- Belanda Royal Dutch Shell menandatangani secara prinsipil satu permufakatan senilai 11 miliar USD untukmembangun satu pabrik petrokimia paling besar di kota Basra, Irak Selatan.


Ilustrasi.
(Foto:dddn.com.vn)


Ini merupakan permufakatan rakasa dan pabrik ini dianggap sebagai satu pabrik petrokimia paling besar di kawasan yang akan beroperasi dalam masa 5 tahun mendatang. Dengan kapasitas 1,8 juta ton pertahun, pabrik ini akan memproduksi plastik, pupuk dan berbagai produk petrokimia lain guna menganekaragamkan perekonomian Irak./.