Kepala Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran memberitahukan bahwa dia akan berada di New York selama beberapa hari lagi dan akan melakukan pertemuan-pertemuan dengan para Menlu banyak negara, memusat pada upaya mengaktifkan putaran perundingan baru yang terkait dengan kesepakatan nuklir yang ditandatangani pada tahun 2015 antara Iran dan Kelompok P5+1 (termasuk 5 negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman), atau disebut sebagai Rencana Aksi Bersama yang Komprehensif (JCPOA). Sekarang, semua pihak telah melakukan beberapa diskusi dan “pernyataan bersama tentang kesediaan” yang telah dikeluarkan, tapi semua syarat internasional sekarang membuat penyelenggaraan kembali perundingan menjadi rumit dan lebih sulit dibandingkan dengan sebelumnya.