(VOVworld) – Duta Besar Iran di Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Kamis (17/11), Reza Najafi menyatakan bahwa Iran akan mengurangi cadangan air berat untuk menaati semua syarat dari permufakatan Rencana Aksi bersama Komprehensif (JCPOA) yang dicapai negara ini dengan negara-negara adikuasa pada tahun lalu.

Iran bersedia mengurangi cadangan air berat
untuk menaati permufakatan
(Foto : baomoi.com)
Pernyataan tersebut diajukan Nagafi setelah Direktur Jenderal IAEA Yukiya Amano memberikan laporan kepada badan pemimpin IAEA bahwa Iran telah untuk kedua kalinya melampaui batas cadangan air berat yalah kira-kira 130 ton yang diajukan JCPOA sejak permufakatan ini berlaku pada Januari 2016, bersamaan itu menyatakan kekhawatiran tentang situasi ini. Air berat merupakan komponen utama dalam beberapa reaktor nuklir.
