![]() |
Juru bicara AEOI, Behrouz Kamalvandi mengajukan bahwa “Kami telah menjual air berat kelebihannya. Kami punya pelanggan yang sesuai”, bersamaan itu mencela Washington yang berupaya mencegah semua negara pembeli air berat Teheran. Menurut permufakatan nuklir yang telah ditandatangani pada tahun 2015, Iran hanya dibolehkan mempertahankan 130 ton air beras dan harus menjual bagian sisanya kepada negara-negara lain. Dia menekankan bahwa pasar air berat sangat penting bagi Iran meskipun ada permufakatan nuklir atau tidak.
Sebelumnya, kalangan otoritas Iran secara permanen menentang langkah-langkah pengetatan sanksi dari Amerika Serikat (AS), bersamaan itu memperingatkan bahwa Teheran sepenuhnya bisa mengadakan kembali aktivitas nuklir seperti dulu kalau Rencana Aksi Menyeluruh Bersama (JPCOA) yang ditandatangani pada tahun 2015 antara Iran dan Kelompok P5+1 (yang meliputi Inggris, Perancis, AS, Rusia, Tiongkok plus Jerman) tidak dijamin pelaksanaannya secara lengkap.

