Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif (Sumber: Reuters)

Pemimpin Instansi Diplomatik Iran menyatakan bahwa Presiden AS, Donald Trump tidak ingin memulai perang dengan Iran, namun “para pejabat yang akrab dengan Bos Gedung Putih ini menginginkan hal itu”. Menlu Iran juga menilai bahwa “pikiran yang jernih telah menang” ketika mengeluarkan komentar tentang hal Presiden AS, Donald Trump menarik maksud melakukan serangan terhadap Iran pada akhir bulan Juni lalu.

Pada hari itu juga, Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei menyatakan bahwa Negara Republik Islam akan terus memangkas komitmen-komitmen menurut permufakatan nuklir, bersamaan itu menuduh para mitra Eropa tidak melaksanakan kewajiban-nya.