Dubes Amir Saeid Iravani. Foto: IRNA/VNA

Pernyataan tersebut dikeluarkan pada sidang Dewan Keamanan PBB pada tgl 17 Desember untuk membahas pelaksanaan Resolusi 2231. Resolusi ini disahkan Dewan Keamanan PBB pada tahun 2015 untuk meratifikasi kesepakatan nuklir yang bernama Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) antara Iran dan Kelompok P5+1 (yang terdiri dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Tiongkok, Rusia dan Jerman), di antaranya Teheran berkomitmen tidak mencari, mengembangkan atau membeli senjata nuklir untuk ditukar dengan penghapusan sanksi-sanksi terhadap negara ini.

Pada sidang tersebut, Dubes Amir Saeid Iravani telah dengan gigih memprotes semua peringatan dari Kelompok E3 (yang meliputi Prancis, Jerman, Inggris) tentang pengaktifan mekanisme mengenakan kembali sanksi-sanksi, menekankan bahwa butir ini bukahlah “alat” di tangan negara-negara Barat untuk menimbulkan tekanan terhadap Iran.