Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi (tengah) (Foto: Xinhua/VNA)

Di depan kalangan pers, ia memberitahukan bahwa proses tersebut direncanakan akan dimulai sejak April 2021 dengan sidang-sidang teknis di Iran, kemudian sidang-sidang politik dan teknis yang lain. Semua sidang tersebut bertujuan menjelaskan kesangsian IAEA tentang kemungkinan pernah ada bahan bakar nuklir di tempat-tempat yang belum diumumkan.

Sementara itu, menurut sumber berita diplomatik di Perancis, Iran telah menyampaikan sinyal yang positif untuk kembali melaksanakan solusi diplomatik bagi masalah nuklir dan mengadakan sidang-sidang tak resmi.